6 jam sebelum keberangkatan kereta api
Pada pukul 6 pagi, paperku belum selesai daann dosen
pembimbing menginginkan untuk dikumpulkan pagi, setelah bernego riaa akhirnya
diundurlah jam pengumpulan menjadi pukul 11 siang. Siap! Hal ini menjadikan aku
harus mereschedule kereta ku, karena aku juga belum packing hehe (emang ya,
jangan ditiru). Pukul 06.15 aku bergegas menuju stasiun kereta malang kota baru
untuk membeli tiket dari loket go show. Yaa alhamdulillah aku harus membeli
tiket kereta eksekutif dengan harga 600 ribu. Sama dengan pesawat SUB-CGK
bukan? Wkwk, sebenarnya mau aku refund untuk tiket keberangkatan ini, namun
tidak jadi karena lama menunggu temanku mengirimkan kode booking (maaf ya, its
okaiii)
Malang akhir akhir ini hujan, namun 2 hari belakangan Malang
belum terkena hujan sama sekali. Namun, hari ini berbeda. Pagi setelah
kembalinya aku dari stasiun dan sampai di kampus, sekitar pukul 9 pagi hujan
mengguyur Malang dengan derasnya. Paper sudah aku selesaikan pukul 10 pagi dan
aku menerobos hujan untuk mencetak beberapa berkas lainnya yang harus aku
kumpulkan untuk mahasiswa berprestasi.
45 menit sebelum keberangkatan kereta api.
Kereta jayabaya yang teman temanku naiki akan berangkat pada
pukul 11.45 pagi, setelah aku mengkumpulkan berkas pada pukul 11 tepat, aku
mengecek group line kami dan ternyata tinggal lidia yang belum dating. “sudah
OTW” katanya. Akupun lega dan langsung pergi untuk menukarkan uang dari rupiah
ke baht. Pukul 11.30 aku mengecek hape lagi ternyata lidia yang tadi bilang OTW
ternyata mengalami permasalahan dengan drivernya. Tepat 11.25 sang driver
me-cancel pemesanan. Okee kita mulai panik karena kondisi di Malang hujan.
Biasanya, karena hujan, aplikasi taxi online pun mengalami high fare yang
mengakibatkan susah mendapatkan driver. Hiks
11.42 aku mengecek hape lagi, banyak chat antara elvia, avi
yang menyebutkan lidia untuk segera dating.
“ayoo lid!!”
“lid! Gerbong udah ditutup nih, kamu dimana?”
“liddddd ayooo 11.43 udah di prit2 iniii..”
Tidak ada respon dari lidia
“lidd aku taruh boarding pass mu di peron masuk, nanti
ambilen kalau telat”
“lidd sampai mana? Kereta udah mulai gerak”
“lidddd, langsung nyusul di stasiun berikutnya yaa, stasiun
lawang ☹ maaf, semangat lid”
11.46
Lidia : “rekkk aku baru sampai stasiunn” ðŸ˜
Ketika kereta berangkat pukul 11.45
Siap.
11.47
Aku memutuskan untuk menyusul lidia ke stasiun untuk
menenangkan dia sejenak dan berjaga jaga apabila dia tidak memiliki uang untuk
membeli tiket. Alhamdulillah dia masih ada beberapa uang sehingga dia membeli
tiket yang satu keberangkatan denganku. Akupun kembali ke kosan untuk
menyelesaikan packing dan mengurusi surat dispen. Iya, dispen belum keurus.
Hehe. Luar biasa, bukan?
13.45
Aku berangkat ke stasiun malang kota baru dengan membawa
satu koper dan satu tas ransel. Cukup simple menurutku. Alhamdulillah kali ini
kami tidak ketinggalan kereta. Lidia yang masih sedikit shock sudah duduk
tenang di dalam kereta dan akupun menghabiskan sarapanku pada pukul 14.15
sekarang, kereta bima dari Malang menuju Jakarta pun melaju.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar