Senin, 13 Juni 2016

ba'da shubuh hingga syuruq

Masjid Al Falah MAN 3 Malang
tepat dua tahun yang lalu dari shubuh hingga syuruq hambaMu ini menundukkan hati sejenak

KepadaMu, wahai pencipta semesta alam,

Alunan ayat suci sebagai petunjuk hidup kami dialunkan begitu gemuruhnya

berdengung syahdu hingga mentari mengintip dari peraduannya

Semakin sang mentari mulai menghangatkan bumi Allah, dengungan itupun semakin samar,

Samar, kemudian hanya ada dua suara dari hambaMu yang haus akan pahala ramadhan.

Terus seperti itu, dari shubuh hingga syuruq

Hingga pada syuruq tertentu, ketika hambaMu ingin beranjak dari rumah suciMu,

Tatapan pertama dengan suara pembaca Al Qur'an terakhir

Waktu syuruq itu

Diseberang satir masih sangat kental ingatanku akan begitu takutnya hamba kala itu

hanya karena tatapan pertama

kubiarkan tali yang engkau berikan teranyam begitu indah, begitu rapat, begitu kuat, namun tak terlihat

Ya Allah, kini hamba telah sadar akan pedihnya sebuah pengharapan

Berharap tali yang engkau berikan menjadi suatu anyaman yang kekal,

Melampaui waktu dengan sejuta manfaat

Sayang, anyaman ini tampaknya terlampau rumit
hilang akal aku tuk' melanjutkan anyaman ini

Belum sampai ilmuku

Belum sampai caraku

Dan hamba belum bisa memperbaiki diri

Atau takdir berkata berhentilah tuk menganyam..

Ya Allah, di tempat ini lagi,
biarlah hamba menyerahkan anyaman yang telah hamba anyam.

Dengan ikhlas hamba kembalikan kepadaMu,

jika sudah waktu yang telah kau tentukan

Hamba siap menerima tali lain yang akan hamba anyam

Atau memperbaiki anyaman lama yang telah lama usang.

Terima kasih atas dua tahunnya.

Maaf, satu benang anyam masih berada dalam genggam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar