Kali ini saya akan membahas tentang problematika masyarakat disekitar saya mengenai pendidikan saya selama tiga tahun di MAN 3 Malang..
Well, mungkin banyak diantara kita masih berpikir dua kali untuk menyekolahkan anak kita di madrasah atau semacamnya, karena di lingkungan saya -jujur saja- masih menganggap madrasah itu adalah "the last choice" atau tempat "pembuangan" para murid yang sudah terlampau membuat para guru naik pitam.
sehingga, banyak diantara mereka -para oknum yang kons- bertanya kepada saya "ngapain sih Lin jauh jauh sekolah di Malang?"
atau bertanya pada Mama saya
"Madrasah Aliyah? Ngapain mbak disekolahin di madrasah? Malang lagi? Elin loh *ilang sinyal* mbak.. nggak eman ta? Di *ilang sinyal* juga bagus lalalalalala"
Daannn masih banyak pertanyaan dan pernyataan yang memojokkan saya sebagai siswi Madrasah.
Dan saya bingung harus menimpali apa. -karena warga daerah saya bisa dibilang menutup diri dari dunia luar-
Well, as soon as so far, berbagai pernyataan itu saya terima apa adanya menurut versi oknum2 kons.
Dear pembaca yang baik hatinya, saya bukan bermaksud ria atau sombong dengan status alumni saya yang dari madrasah, namun saya merasa BANGGA atas almamater saya. Saya bersekolah di madrasah selama tiga tahun telah mendapatkan energi yang luar biasa adanya dari berbagai macam pelajaran yang telah saya dapatkan. saya merasakan secara langsung bagaimana perbedaan di sekolah biasa dengan madrasah, dari cara pengajar yang berbasis islami, penanaman kebiasaan sholat berjamaah, tadarus dan berbagai macam aspek yang selalu di sangkut pautkan dengan islam -termasuk pelajaran matematika-
Jangan salahkan madrasah jika ada salah satu oknum yang mencorengnya, karena pada dasarnya sistem pendidikan madrasah itu jauh lebih baik untuk mendidik karakter para siswanya, jadi saya mohon.. bukalah hati kalian para kons untuk tidak melihat dari satu sisi saja. Berusahalah membuka kotak hitam kalian dan lihatlah, bahwa disini juga ada Madrasah berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun akhlakhul karimah..
Ga percaya? Cek prestasi kami www.man3malang.com
Salam damai
Alumni MAN 3 Malang 2016
Well, mungkin banyak diantara kita masih berpikir dua kali untuk menyekolahkan anak kita di madrasah atau semacamnya, karena di lingkungan saya -jujur saja- masih menganggap madrasah itu adalah "the last choice" atau tempat "pembuangan" para murid yang sudah terlampau membuat para guru naik pitam.
sehingga, banyak diantara mereka -para oknum yang kons- bertanya kepada saya "ngapain sih Lin jauh jauh sekolah di Malang?"
atau bertanya pada Mama saya
"Madrasah Aliyah? Ngapain mbak disekolahin di madrasah? Malang lagi? Elin loh *ilang sinyal* mbak.. nggak eman ta? Di *ilang sinyal* juga bagus lalalalalala"
Daannn masih banyak pertanyaan dan pernyataan yang memojokkan saya sebagai siswi Madrasah.
Dan saya bingung harus menimpali apa. -karena warga daerah saya bisa dibilang menutup diri dari dunia luar-
Well, as soon as so far, berbagai pernyataan itu saya terima apa adanya menurut versi oknum2 kons.
Dear pembaca yang baik hatinya, saya bukan bermaksud ria atau sombong dengan status alumni saya yang dari madrasah, namun saya merasa BANGGA atas almamater saya. Saya bersekolah di madrasah selama tiga tahun telah mendapatkan energi yang luar biasa adanya dari berbagai macam pelajaran yang telah saya dapatkan. saya merasakan secara langsung bagaimana perbedaan di sekolah biasa dengan madrasah, dari cara pengajar yang berbasis islami, penanaman kebiasaan sholat berjamaah, tadarus dan berbagai macam aspek yang selalu di sangkut pautkan dengan islam -termasuk pelajaran matematika-
Jangan salahkan madrasah jika ada salah satu oknum yang mencorengnya, karena pada dasarnya sistem pendidikan madrasah itu jauh lebih baik untuk mendidik karakter para siswanya, jadi saya mohon.. bukalah hati kalian para kons untuk tidak melihat dari satu sisi saja. Berusahalah membuka kotak hitam kalian dan lihatlah, bahwa disini juga ada Madrasah berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun akhlakhul karimah..
Ga percaya? Cek prestasi kami www.man3malang.com
Salam damai
Alumni MAN 3 Malang 2016













